Tampilkan postingan dengan label Iseng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iseng. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Mei 2014

Ketularan

Ini bukan ketularan penyakit ya...tapi ketularan hobi nggambar, yang tentunya...bagus adanya.


Punya beberapa teman yang pandai menggambar/ melukis, senang deh lihat karya-karya mereka. Akhirnya ketularan juga deh, saya mulai corat-coret juga. The bad news is...ternyata sudah karatan nih, sudah bertahun-tahun tidak menggambar, tidak bikin sketsa. Jadi...musti banyak berlatih lagi ya.


Sekarang peralatan tempur ketika bepergian adalah alat menggambar. Menggambar di mana saja, gambar apa saja, kapan saja, kalau sempat hehehe.

Terus terang, dulu menggambar hampir gak pernah pakai media cat air. Dari jaman SD sampai kuliah. Rasanya jaman kuliah juga, sekalinya nggambar pakai cat air ngga sukses, gagal total hehe.

Tapi ternyata sekarang kok asyik ya? Dari mulai proses bikin sketsa sampai mewarnai, ternyata bisa bikin pikiran tenang, destress begitu. Kalau perkara hasil sih...yaaah...begini aja, gak fantastis lah, namanya juga masih belajar hehehe. Gak apa, yang penting senang! :-P

Tiap orang punya hobi berbeda, ada yang suka masak, bikin kerajinan tangan, menjahit, olahraga, belanja (eits ini hobi juga lho) sampai nggambar. Apapun...asal ditekuni pasti menenangkan dan membuat hati senang :)

(*Di atas hasil corat-coret iseng sambil menunggu si anak lanang berenang)


- Dyah on mobileblogging

Senin, 14 Januari 2013

Misteri Nasi Menjadi Bubur

Judul postingan ini tidak ada hubungannya dengan pepatah "Nasi sudah menjadi bubur" ya :) Saya memang mau ngomongi pengalaman saya berkali-kali membuat nasi yang keterusan menjadi bubur : P

Bukannya saya tidak pernah masak lho. Malah sebaliknya, mungkin saya ini rajin banget masak, terutama karena penghuni rumah semua punya diet yang berbeda. Yang satu punya banyak alergi (ayo Aqila....angkat tangan! hehe), yang satu banyak pantangan dan picky, walhasil yang masak (saya) sering bingung, baiknya masak apa yang praktis dan tidak perlu berkali-kali masak menu berbeda dalam sehari itu hehehe.

Nah...sudah sering dibingungkan dengan diet para penghuni rumah, baru-baru ini saya dilanda kebingungan lain. Kenapa setiap masak nasi akhirnya saya selalu mendapat bubur, atau nasi yang mendekati tekstur bubur. Eeh...bukannya saya tidak suka bubur, tapi kalau makan bubur kan enaknya dengan lauk pauk yang pas toh? Kalau makan bubur lauknya semur atau ikan asin, apa nyambung? Ouch....

Bingung juga saya, rasanya takaran beras dan air tetap sama, merek beras pun sama, lha kok hasilnya berbeda ya? Misterius sekali. Berhari-hari saya coba-coba berbagai takaran, sambil mencoba mencari pemecahan misteri beras-bubur ini. Takaran air dikurangi...lho nasinya kok agak lengket gitu ya, seperti ketan, gak suka saya. Akhirnya, setelah beras kami habis setengah kantong, barulah saya menemukan 'surat wasiat' ini di dalam kantong beras itu!


Ooooalaaah...ternyata ini rahasianya!
Jadi... apa bedanya beras baru dipanen dan yang sudah lama?
Ternyata...beras yang baru dipanen itu masih lunak kulit luarnya, jadi jika kita masak menjadi nasi, takaran air harus dikurangi hingga hampir 1 : 1 (1 gelas beras : 1 gelas air)
Karena karakteristik di atas, beras yang baru dipanen itu paling cocok dibuat menjadi bubur.

Mengerti saya sekarang.

Pantaaaas....selama ini nasi saya seperti bubur! Ternyata takarannya salah, saya memberi terlalu banyak air! Pft.... :P Misteri terpecahkan! 

Nah, masalahnya, saya kan masih ada setengah kantong lagi beras baru panen ini. Jadi bagaimana dong ini beras musti diapakan? 
Hehehe....akhirnya, saya beli beras lagi. Merek yang sama tapi...bukan yang baru dipanen, lalu saya campur saja dengan beras misteri tadi. Horeeee....rasanya sekarang lebih 'normal' :-)

HARGA BERAS DI SINI
Ohya...baru-baru ini beberapa chain Supermarket di Singapura mengumumkan bahwa mereka akan mempertahankan harga beras (housebrand atau merek mereka sendiri) setidaknya hingga bulan Maret ini, walaupun ada isu beberapa begara penghasil beras di Asia (Thailand, Vietnam diantaranya) bersepakat untuk menaikkan harga ekspor berasnya.

Ingin tahu harga beras di Singapura? Boleh klik link ini ya. 
Harga beras berkisar antara SGD1.00 - 3.50/ kg atau sekitar Rp. 7.000-21.000 / kg.


Screen capture dari website NTUC (jan 2013)

Bagaimana dengan di Indonesia? Ngintip websitenya bulog, harga beras yang banyak beredar adalah Rp. 8.700 - 11.000 / kg. 
Jadi sebenarnya tidak beda jauh ya untuk batas bawah. 

Bagaimana soal rasa? Waduh itu sudah selera, dan tergantung daya beli tiap orangnya. Beras yang saya makan, harganya biasa saja, median harga beras. Rasanya enak kok ... karena sudah biasa hehe. 

Okeh....hmm...besok masak apa ya????? (hihihi...balik ke pusing harian!) 


Rabu, 05 Desember 2012

Bebek Bambu

Bebek nangkring :-)
Foto jepretan suami saya

Bebek-bebek dari akar/bonggol bambu. Bertahun-tahun lalu pernah menjadi tren. Si bebek masih ada sekarang, walau tinggal dua (yang satu lagi ke mana ya?).

Apakah sekarang masih bisa pesan atau membeli bebek seperti ini? Saya jadi penasaran. Cari-cari info di internet, ini hasilnya :-)

Ternyata masih banyak pengrajin yang membuat bebek lucu ini! Kebanyakan hasil indutri kecil di Jawa Tengah, contohnya Istana Rotan dan Bebek Bambu. Desainnya pun bermacam-macam, dari yang klasik seperti bebek bambu yang saya miliki (gambar di atas) hingga yang modern dan kontemporer seperti bebek buatan Joglo Handycraft ini. Bebeknya pakai sepatu lho! 

Bebeknya pakai sepatu

Harga per bebek berkisar antara 20 ribu - 90 ribu rupiah. Bagaimana jika Anda tinggal di luar negeri? Jangan khawatir, kebanyakan pengrajin ini menerima pesanan dari luar negeri. Jadi...sekarang mau pesan? Klik link di atas saja ya.Atau cari2 info sendiri di internet hehehe.

Disclaimer: saya tidak dibayar untuk menulis dan menyebut nama pengusaha di atas ya. Ini semua hasil pencarian kilat di internet saja. Silakan cari info sendiri juga :)



Minggu, 06 Mei 2012

As i cycle

A new photo series containing pictures that i take as i cycle.

This was taken around neighbourhood. Snapped this morning during our morning ride.


- Posted using BlogPress from my iPhone

Jumat, 03 Desember 2010

Ketika Julukan Menjadi Sensasi


foto dari http://tomztoyz.blogspot.com


Sebenarnya mungkin tiap orang pernah pada suatu masa dalam hidupnya memberi julukan atau mengolok teman mereka dengan memberi nama konyol. Mungkin kala itu sekadar becanda...tapi mungkin juga benar-benar karena julukan itu adalah rangkuman karakter si orang / teman kita itu, menurut cara pandang kita. Benar tidak? Si Pulan itu buaya, karena sering mengumbar kata manis pada perempuan dan gonta-ganti pacar. Si Ali itu 'sayur', lembek tidak bisa mempertahankan harga dirinya, mudah menyerah ...dan banyak julukan lainnya.

Nah...bedanya kita dengan negara Amerika adalah karena kita dan korban julukan kita tidak terkenal di dunia. Jadi urusan ini tidak akan membuat banyak orang di dunia terperangah mendengarnya. Bagaimana jika diplomat Amerika yang memberi julukan kepada pemimpin-pemimpin dunia? Hasilnya adalah berita hangat! 

Iseng nih! Kita main tebak-tebakan yuk? Bocoran dokumen rahasia (yang sudah menjadi tidak rahasia lagi) AS dari wikileaks yang lagi hangat sekarang. Siapakah pemimpin dunia yang dimaksud diplomat AS ini? (berita diambil dari kompas online 30 november 2010)

Pertanyaan (jawaban di bawah)

01. Siapa yang digambarkan berperilaku seperti "Batman" kepada yuniornya yang dijuluki sebagai "Robin"?

02. Pemimpin Eropa mana yang dinilai diplomat AS sebagai "si lemah, payah, dan tidak efektif"?

03. Pemimpin mana yang dijuluki "kaisar tanpa jubah kebesaran" serta disebut "perasa dan otoriter"?

04. Siapa yang dicap sebagai "Teflon" karena tidak ada yang bisa menempel padanya?

05. Siapa yang disebut "pria yang sangat lemah"?

06. Siapa yang terkungkung oleh "ego dan keyakinannya"?

07. Siapa yang dibandingkan mirip dengan Adolf Hitler?

08. Siapa yang dicap sebagai "lelaki tua yang lembek"?

09. Siapa yang tidak dapat bepergian tanpa seorang perawat Ukraina yang "menggiurkan" dan ketakutan saat terbang di atas air?

10. Siapa yang "merasa yakin akan Tuhan, tetapi tidak memercayai-Nya"?

Jawaban

01. Batman adalah Vladimir Putin, Perdana Menteri Rusia, sementara Robin-nya adalah Dmitry Medvedev, Presiden Rusia.

02. Silvio Berlusconi, Perdana Menteri Italia.

03. Nicholas Sarkozy, Presiden Perancis.

04. Angela Merkel, Kanselir Jerman.

05. Hamid Karzai, Presiden Afganistan.

06. Robert Mugabe, Presiden Zimbabwe.

07. Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran.

08. Kim Jong-il pemimpin Korea Utara.

09. Moamer Kadhafi, pemimpin Libya.

10. Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Turki.


Senin, 16 Agustus 2010

Tidak Boleh Makan!

Senang banget baca pengumuman ini di sekolah Aqila. Lho? Senang karena
tidak boleh makan? Bukaaan! Senang karena saya bisa baca karakter
Mandarinnya!


Qing bu yao zai xue xiao chi dong xi, xie xie.

Ada hasilnya juga ikut repot belajar bahasa Mandarin. Hao de to me :-)

Jumat, 23 Juli 2010

YANG ADA-ADA SAJA DI MRT


Mau cerita yang ringan saja...teringat lagi gara2 ada teman yang menulis di status dia tentang ini di jaringan sosial facebook.

Beberapa hari yang lalu saya mengalami kejadian lucu, canggung tapi kalau dipikir-pikir...menggelikan. Begini ceritanya.

Seperti biasa saya sedang menikmati kenyamanan alat transportasi kesayangan saya, MRT. Kali saya sedang menuju tempat mengajar, ini bukan jam sibuk, jadi MRT tidak terlalu penuh, walau banyak juga penumpang yang berdiri. MRT berhenti di stasiun Novena, masuklah dua ibu usia tengah baya. Cepat-cepat mereka menuju kursi di dekat pintu masuk dan keluar gerbong, tapi sial...sudah ada seorang mbak manis yang mendudukinya.

Sebenarnya saya tidak terlalu menaruh perhatian jikalau kedua ibu ini tidak mengomel panjang pendek. Memang sih mengomelnya dalam bahasa Mandarin, saya tidak mengerti. Tapi kita semua paham nada bicara orang marah dan senang itu seperti apa ya? Jadi...pokoknya saya tahu ini suara ibu2 marah lah.

Ketika saya menoleh ke arah mereka, saya lihat...lho kok si mbak manis itu sudah tidur nyenyak? Rasanya tadi masih terjaga dan terbuka lebar matanya? Dan...ini dua ibu sedang mengomel karena apa ya? Ealaaah....ternyata mereka marah karena si mbak manis duduk di tempat yang sebenarnya khusus diperuntukkan bagi orang tua dan anak2 dan orang hamil.

Dua ibu setengah baya ini tentu merasa itu hak mereka untuk duduk. Tapi...si mbak manis ini dengan pintarnya pura2 tidur nyenyak....sambil mungkin menikmati dan menelan saja omelan para ibu yang diarahkan kepada dia. Hihihi....

Di mana saya? Berdiri di antara mereka. Salah tingkah juga lama2. Geli, tapi kasihan juga kepada ibu2 ini karena pastinya mereka memang capek beneran. Gemas juga sama si mbak manis ini karena dia tidak peduli sekali dan kurang welas asih sih.

Buat saya, dan banyak penumpang dan mengguna setia MRT lain, kita tahu tempat duduk di dekat pintu itu 'keramat'. Lebih baik berdiri daripada duduk di situ. Karena memang tempat duduk itu diperuntukkan untuk orang tertentu (lihat gambar di atas). Lha...ini si mbak mungkin jarang naik MRT ya? hehehe

Duhai mbak manis, kapokkah anda 'salah' duduk di MRT? Moga-moga ya...


Minggu, 23 Mei 2010

Gagal Nonton Wayang Kulit cerita Ramayana

Jauh-jauh berangkat dari rumah ke National Museum untuk nonton wayang kulit, sampai di tempat pertunjukan, sudah selesai. Yaaah...memang kita yag terlambat :-(

Susah memang bepergian dengan anak kecil yg impulsif, di tengah jalan kita en route dulu ke sana ke sini, salah ambil jalur MRT lah. Setelah itu giliran ibunya yg buang waktu. Sampai di stasiun Bras Basah, kita muter2 dulu karena tidak tahu arah.

Setelah melewati kampus SMU yg sudah sepi karena memang sudah malam, tidak ada kuliah lagi lah ya. Sampailah kita di museum...dan ternyata pertunjukannya sudah selesai hehehe.

Si kecil kecewa tidak jadi menonton wayang kulit.

Si ibu curious, kenapa para penonton duduk di belakang layar panggung wayang kulit. Maksudnya, mengapa penonton menghadap grup gamelan dan punggung dalang? Daaan...kenapa panggungnya terang benderang ya? Jadi tidak ada misterinya. Apalagi judul acaranya adalah Shadow Puppet under The Sky? Hm... Mungkin karena penyelenggara (the Peranakan Museum) mau menarik pengunjung keluarga dan anak kecil ya?

Begitulah...pameran Ramayana Revisitednya masih berlangsung di Peranakan Museum. Yang ini sudah sempat saya kunjungi. Bagus...tapi ceritanya lain kali ya! Hehehe

Minggu, 14 Maret 2010

When I grow up...

I want to be a ...

Kira2 apa jawaban anak umur 5 tahun yang menggambar gambar di atas ya? ;-P

Rasanya saya tidak pernah mengajarkan teori perpipaan dan saluran air bersih dan kotor deh. Siapa juga yang mengajarkan gambar tampak kamar mandi begini???

Kecuali...apa mungkin obrolan santai waktu mandi ternyata meresap dan masuk ke dalam hati si raja kecil ya? Hehehehe

(coretan si raja kecil untuk adik sepupunya, princess Isha)

Rabu, 10 Maret 2010

Ini alat untuk apa?

Beginilah kalau jalan-jalan dan mampir ke toko kelontong. Menemukan
barang lucu ini. Kira-kira apa fungsinya ya?

Mau lihat aslinya?
Mampir ke toko Pasar Baru di seberang Tekka Market. Satu deret dengan
restoran vegetarian Komala Vilas :-)


Jawaban ada di sini ;-)

Sabtu, 02 Januari 2010

Coba yok!

(sumber: The Straits Times 2 Jan 2010)

Buat yang suka origami, atau yang sekadar ingin membuktikan
kedahsyatan desain pak Takuo Toda ini...siapkan kertas kwarto (tapi saya mencoba dengan kertas A4 biasa) dan sisihkan waktu sekitar 5 menit :D

Desain pesawat origami bernama 'Sky King' diberitakan bisa melayang di
udara selama 26 detik! Waaa...lama ya? Mau coba? Silakan! Setelah itu...tolong beritahu
saya bagaimana hasilnya ya! :D

Sabtu, 12 Desember 2009

Miss Tall :)

Have you met Tall Girl?


An impressive 20-metre tall sculpture at Orchard Central, one of the newest mall in Singapore.

Created by Inges Idee, an artist collective founded in 1990 in Germany.
Tall Girl is made from polyurethane and Glass fibre reinforced gypsum on steel frame.

This is excerpt about Tall Girl:
Tall girl refers to the unique spatial and architectonic features of Orchard Central: it almost matches the total height of the building, offering different views from various positions. It plays with perspective and distortion, while adding visual enhancement to Orchard Central - a large space of many floors of unique shopping experiences.

Click here for info on Orchard Central.

Senin, 07 Desember 2009

Sign language

Lihat poster menarik ini di majalah NAtGeo edisi Desember 2009.

Lucu. Coba...bisa tebak maksud tiap gambar di bawah tanpa membaca
penjelasannya??

Silakan coba!

Eh...sleeping policemen apa ya maksudnya? :P

Kamis, 29 Oktober 2009

Bukan Sembarang PETI

Loksi foto: salah satu kios makan kumuh, sumuk dan jorok (sekali) di belakang Bugis Junction, tepatnya di Liang Seah Street.
Suatu hari...sedang bingung mencari tempat makan siang di sela kesibukan mengajar....eh, ketemu peti menarik ini :)
Bicara tentang kios makannya, enak tidak kah makanannya? Apalah artinya tempat kumuh dan joroknya jika makanan yang disajikan enak, betuk kan? Jadi...bagaimana rasanya dong? Waduuh...gimana ya, begini aja deh, saya jelaskan dengan cerita.
Waktu itu saya pesan shredded chicken and mushroom noodle. Yang terbayang-bayang adalah mie panas dengan daging ayam suwir2 dan jamur kancing imut seperti yang dijual di GM. Hohoooo...mimpi di siang bolong sekali itu! Yang datang ternyata adalah mie ala indomie dengan sedikiiiit suwiran ayam dan sedikiiiit daun selada cincang dan dua buah jamur shiitake! Aiiih....jamur bau jengkol, mana saya suka laaah! :(
Yah...mau murah, ya jangan protes dong kalau sekian saja cita rasa makanan yang didapat :P
Kembali ke judul posting: bicara tentang kata PETI, apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar atau membaca kata ini? Boleh tau dong? :D

Posted by Picasa

Selasa, 25 Agustus 2009

Smartphones spur innovation

Aug 24, 2009 From THE Straits Times online
smrtphone-afp.jpg

Tens of thousands of 'apps' - individual programmes that can be downloaded to the phone and do everything from recognising music playing in a bar to guiding tourists around a city - have been developed for the iPhone since it was launched in early 2007.

The ability to combine audio, video, text and data files with an Internet connection to a central website has helped create a much-improved language learning device, says entrepreneur Chris Lonsdale.

'The technology allows you to have all the elements in one place and gives you new insights (into how you can learn languages),' said Mr Lonsdale, whose app is a six-month course for Chinese people to learn English.

Yep...buat yg satu ini saya benar2 merasakan keuntungan memiliki iPhone :D (sambil utak atik apps 'kamus' Mandarin di iPhone). Bahasa Mandarin yang menantang aja bisa dipelajari dengan cara ini, gimana dengan bahasa Indonesia yaa?? hihi...waa bisa sepi pasar nih! :D

Tapi inovasi lain juga banyak, bukan hanya inovasi dalam belajar bahasa. Bisa anda bantu sebutkan contoh lainnya??? ;D


Rabu, 03 Juni 2009

Sarapan kilat

Jadi ibu RT di negeri orang n gak punya asisten, semua2 cari yg 
praktis nan cepat.

Baru menemukan resep drop donut (donat cemplung kali ya bahasa Indonesianya) 
yang cepaaaat sekali membuatnya! 
Tidak pake ragi, ini yang penting, karena ragi bikin masalah untuk anak saya. Maklumlah alerginya macam2. Satu lagi keuntungannya tidak pakai ragi, karena tidak perlu menunggu sampai ragi bekerja...dan mengembangkan adonan! Ahaaa....tidak perlu bangun ekstra pagi buat bikin donat ini! 

Jadilah campur tepung, susu, telus (egg replacer deng, sans egg 
beneran gitu) gula, garam, minyak canola dan baking powder. Goreng dengan 
cara menjatuhkan adonan (yang disendok dengan sendok makan saja) ke dalam minyak goreng panas (maka itu namanya drop donut).

Makan dengan dicolek gula atau selai, plus kopi tubruk! Aaah... Sedaaap! ;)

Tambah senang karena si Raja Kecil ternyata suka donat kilat ini. Buat ibu RT yg tidak pandai memasak tapi punya anak yg punya alergi macam2...ini suatu kenyataan yang membahagiakan sekali :D Biasanya, saya musti garuk2 kepala (yg memang gatal...kadang2) mencari ide dan variasi sarapan untuk anak saya! hehe...

Mau resepnya? Tunggu yaa...saya update lain kali di blog masak saya :D hehe, sekalian promosi.

Ohya...ada ide dan resep praktis dan kilat untuk sarapan lain?


Sabtu, 02 Mei 2009

Finger painting

Hehe... Lagi iseng coba2 gambar pakai salah satu aplikasi menggambar
di my smartphone.

Jangan protes ya...gambar spt hasil karya anak kecil :D

Selasa, 14 April 2009

Testing

Hey... Ini coba write n upload post frm iPhone, using application called blogwriter. Sayang gak bisa upload gambar...karena ambil versi gratis nya doang  :D

Kamis, 26 Februari 2009

NUMEROLOGY - NAMOLOGY - PHONOLOGY



Lagi jalan menuju Mustafa Centre, mampir di kuil Sri Veeramakaliamman di jalan Serangoon Road, iseng aja, ingin lihat2 dan memperhatikan isinya dengan lebih detail. Terus saya lihat selebaran ini. 

Waduh, numerologist, namologist, phonologist, apa itu artinya ya? 

Nge-google dan ini hasilnya:

Semua ternyata adalah (pada kasus ini ya) perhitungan keberuntungan/mencari hari baik/ mencari kesembuhan dengan menggunakan perhitungan angka, nama dan fonetik. Jadi seperti astrologi, fengshui dan primbon buat orang Jawa.

Sepertinya tiap bangsa dan kebudayaan di dunia ada kepercayaan seperti ini. Ya di negara Asia ataupun di negara Barat sana. Di Indonesia? Waaah...jangan ditanya deh, segudang kepercayaan yg tidak mungkin bisa diblog satu-satu  :)

Saya berhubungan dengan primbon atau hitung2an hari baik (auspicious day) baru sekali saja. Waktu itu menentukan hari perkawinan  :) hehe. Inipun karena para pinisepuh di keluarga bersikeras mencari hari baik dengan menggunakan cara itu. Kalau tidak, mungkin saya main tunjuk hari Sabtu atau hari Minggu di kalender, alasannya sederhana, supaya teman2 dan saudara banyak yg bisa datang, gak perlu ambil cuti kerja! haha
Ternyata setelah dihitung2 (bukan saya yg menghitung yaaa), hari baik kami hari Jumat, yg menurut orang Islam adalah hari baik memang. 

Apakah saya percaya dengan perhitungan semacam ini? Hm...sampai tahap tertentu harusnya ada dasar ilmiahnya ya, atau paling tidak ini kesimpulan manusia terhadap berbagai kejadian/ situasi berdasarkan hasil observasi mereka terhadap fenomena alam dan sifat manusia dalam kurun waktu yg panjang. Tapi khan banyak juga tuh bumbu tahayul dan larangan yg kadang tidak masuk akal. Jadi sudah campur aduk antara dasar ilmiah dan ehm...kepercayaan belaka.

Akankah saya memutuskan suatu langkah penting berdasarkan hitungan numerologi, namologi, fonologi, primbon, fengshui dan yg lainnya? 

Seumur2 saya ngga pernah pasang nomor di TOTO, jadi kira2 apa jawaban saya untuk pertanyaan di atas?   :P


Popular Posts