Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2022

IDUL FITRI 1443H 2022 - Ayah di Jakarta


SELAMAT HARI IDUL FITRI 1443H / 2022
Mohon Maaf Lahir dan Batin


Hari Raya Idul Fitri di Singapura tahun ini jatuh pada tanggal 3 Mei 2022. Tahun ini kami berbagi tugas. Ayah terbang ke Jakarta ssupaya bisa berHari Raya dengan Ibu dan keluarga besar di sana. Aqila dan Bunda dan Eyang di Singapura saja.



Post Covid, tanggal 22 April baru dapet tes antigen negatif, rasanya mau ini itu masih capek banget. Belum ada tenaga. Jadi...Lebaran tahun ini menu makan paginya sederhana saja :)

Ketupat mini, opor ayam, acar timun dan wortel, serundeng, kering kentang/mustopa, telur dadar, krupuk dan cheese and rice ball beli frozen. Yang terakhir rasanya kurang cocok. Rasa kari terlalu tajam. Hahaha. Mau bikin rendang ... batal. Tidak perlu terlalu ambisius deh ya, toh kami makan dengan porsi kecil.




Sholai Ied di mesjidd, sendiri saja tahun ini. Mesjid sudah mengadakan 3 termin sholat Ied. Kita hanya perlu book liwat situs mereka. Alhamdulillah...Aqila masih kebagian slot. 

Ya Allah... 
terimalah amalan dan ibadah kami di bulan penuh berkah ini,
dan beri kami kesempatan untuk merasakan Ramadan
 dan merayakan hari kemenangan di tahun-tahun berikut 
bersama keluarga, teman dan sahabat. 
Aamiin yaa robbal aalamiin...



 

Senin, 09 Mei 2016

Special Dinner for The Man In The House


When you reach the age of 40, you have a different view on the important aspects in your life. Well, that is very true, at least for me. 

Many of us no longer chase the famous 5Cs (car, cash, credit car, condo and career). Some of us start to realise that we are not always on our tip-top condition, as lately we start to wake up with a backache, a headache and similar other aches :-P


We also start to receive sad news of the passing of our old school friends. "Eh...I thought we are still young, and supposedly healthy?" I said to myself. Whenever our phone rang in the middle of the nights, i started to get panic attack. What if it were a call from friends or family, informing us of terrible news? I still remember vividly the time i hung on to the phone, sobbing uncontrollably, when my cousin back in Indonesia told me the news of my dad's passing.   

Nowadays we make sure we celebrate the birthday of our family, no matter how modest it is. Birthday celebration is the perfect time to express our gratitude to the Lord of what we have been blessed with so far. The ability to still be together, happy and healthy, celebrating our birthday brings a sense of humility. We do not know whether we will still be able to do this again next year, the following year and the years to come.  

So here is to you. 
Happy Birthday to the man in the house. May you be blessed with good life, happiness, and success. Love you to the moon and back :)

Jumat, 01 Januari 2016

Recipe for you, with Love.


I found this neatly typed recipe, done by my mom, or dad? (love you and miss you pak) during those time when computer and internet were still not popular among the mass. The recipe was written for me, sent to me in Singapore by airmail. Pretty ancient eh? It was done for me to use as a guideline as i was still a newbie in the kitchen hahaha! 

Love you mom and dad. Thank you for raising me up to be who i am today. May Allah SWT blesses you with good health and happiness, mom. Ya Allah, please grant my dad a beautiful place among those faithful to you and the prophet SAW. Aamiin.

Happy New Year 2016

Selasa, 20 Oktober 2015

Kembali ke Pulau Dewata



Minta maaf. Postingnya sudah agak basi tapi saya baru sempat update sekarang. Tidak apalah, tetap harus ditulis ya, supaya saya tidak lupa dengan memori indah ini.

Libur sekolah bulan Juni lalu kita berkunjung ke Bali lagi, tinggal di tempat yang sama lagi. Kami kangen dengan kedamaian dan keasrian tempat ini. Klik link ini untuk membaca artikel saya tentang Svargaloka.

Asyik mencoba instrumen musik khas Bali
yang tersedia di resort.

Svargaloka masih cantik dan hijau. Kami tinggal di kamar yang sama, Junior Suite. Ada beberapa tambahan dan perubahan yang terasa di resort ini, khususnya kamar kami. Sekarang terdapat sambungan wifi di kamar. Juga ada telepon yang menghubungkan kamar dengan reception desk dan spa dan restoran sanjiwani. Nah, ini bagus dan praktis. Sayangnya, sawah di seberang teras sudah tidak ada lagi ;( Entah apakah karena baru panen, atau lahannya akan dijadikan fungsi lain. 

Kamar mandi semi outdoor di Junior Suite sekarang dipasangi pintu kayu masif! Aduh...! Memang aslinya kamar mandi ini terbuka, jadi sambil berendam di bathtub kita bisa menikmati suasana hijau di sekitar kita. Tapi buat yang merasa risi mandi seperti ini, tirai bambu yang memang sudah disediakan, bisa diturunkan. Pintu kayu masif yang ada sekarang rasanya tidak perlu. Tidak cantik pula pembuatannya! 

Gelas-gelas kecil untuk mencicipi berbagai kopi dan teh
yang dijual di perkebunan.


Pergi ke mana saja kita di Bali? 
Kali ini kita menyempatkan pergi ke Kintamani, menikmati indahnya pemandangan dan sejuknya udara pegunungan. Mampir di tempat penjualan kopi, duduk-duduk sambil mencicipi bermacam kopi. 

Tempat makan siang yang kami kunjungi menyediakan makanan buffet. Beraneka lauk pauk, walau rasanya biasa-biasa saja. Restoran ini penuh karena pengunjung disuguhi pemandangan cantik ke arah gunung Batur.

Gunung Batur dilihat dari tempat makan siang kami. 




Dan...kami juga pergi ke Monkey Forest! Sebenarnya awalnya saya agak segan pergi ke sana. Salah saya juga, saya mendengar dan membaca cerita bahwa monyet-monyet di Monkey Forest usil dan nakal jadi saya malas pergi ke sana. Apalagi kami ke sana membawa anak kecil, saya takut anak saya akan diganggu oleh monyet-monyet ini. Tapi akhirnya saya tepis pikiran itu, karena rugi sekali rasanya jika tidak mengunjungi hutan ini. 

Sampai di Monkey Forest, saya lega sekali karena saya menuruti kata hati. Monkey Forest memang hutan yang cantik. Kalau Anda suka fotografi, nah...banyak spot berfoto yang bagus di sana. Pakailah baju katun yang menyerap keringat karena di hutan kelembabannya tinggi. Saya basah kuyup karena keringat sendiri!  

"Aaaaah...geli sekali!" jerit anak saya.

Ternyata benar, monyet-monyet di sana 'usil' tapi lucu sekali! Hahaha. Pengunjung bisa memberi makan pisang kepada monyet ini, dengan berharap dapat berfoto bersama salah satu dari mereka. Anak saya pun mencoba...tapi yang ada dia terkikik geli ditunggangi si monyet! Dan penontonpun tertawa terbahak-bahak! Haha.

Para penghuni tetap hutan Monkey Forest.

Pertunjukan sendratari Ramayana.

Tidak lupa kami juga menonton sendratari Ramayana di Batu Bulan. Ya, tempat lain yang bagus untuk menonton sendratari ini adalah di Uluwatu, saat matahari terbenam. Tapi waktu itu, posisi kami lebih dekat ke Batu Bulan, jadilah kami menonton di sana.

Malam itu, pertunjukan full house. Ada sekitar 100 orang lebih penonton datang ke sanggar ini. Tariannya bagus, walau menurut saya penari kecaknya kurang banyak. Efek 'cak cak kecak' nya kurang terasa. Hehehe...


Kalau pergi ke Bali harus juga pergi ke Rice Terrace di Tegallalang. Pagi itu hujan gerimis, kurang cocok untuk berfoto tapi apalah daya, kita sudah sampai di sana. Akhirnya kami naik-turun persawahan juga, menikmati cantiknya sawah subak-style di Bali, sambil berfoto sana-sini. Ini salah satu hasil jepretan suami, lumayan kan?  

Briefing sebelum menaklukkan sungai Ayung :P

Dan....kami mencoba arung jeram! Ini kali kedua untuk anak dan suami. Yang pertama untuk saya. Lagi-lagi kami mengambil paket arung jeram di sungai Ayung dari Sobek. Ngeri gak sih ikut arung jeram? Ternyata pengalaman arung jeram ini adiktif, bikin kepingin mencoba berkali-kali lho! Seru dan tidak menyeramkan sama sekali! Haha...sekarang saya mengerti mengapa anak dan suami saya memaksa saya ikut tour kali ini! 




Santai dulu ah...di hammock yang tersedia
di rumah makan di pinggir laut.

Satu hari kami habiskan di pulau Lembongan. Pulau kecil di sebelah tenggara pulau Bali. Buat yang berhobi diving dan snorkeling, pulau Lembongan mengasyikkan sekali. Saya sendiri senang tur ke hutan payaunya :)


Bapak dan anak mencoba snorkeling di laut lepas.

Naik sampan ke hutan payau. Bagus sekali!


Dua hari terakhir di Bali, kami pindah ke Nusa Dua Hotel. Pindah suasana. Dari Ubud di gunung ke Nusa Dua di pantai. Hotelnya sudah agak tua, tapi besar sekali dan fasilitas hiburan lengkap. Anak saya senang sekali karena kolam renangnya besar dan menarik. Tempat makan di komplek hotel juga banyak, hanya harganya selangit. Satu malam kita mencoba makan malam di salah satu restoran di sana. Satu orang seharga Rp 350 ribu untuk buffetnya. Aduuuh...dan saya tidak biasa makan banyak! Rugi deh rasanya. 


Dan...karena hampir seminggu liburan berjalan lancar, kami para orang tua lengah menjaga suasana 'aman' itu. Hari terakhir di Bali, kami habiskan di A&E rumah sakit BIMC di Nusa Dua. Sebabnya? Reaksi alergi. Saya curiga anak saya makan muffin yang mengandung telur, atau bersentuhan dengan telur! Well...pagi hari sewaktu sarapan di hotel, kami disodori sepiring muffin dan roti yang menurut staf restoran, gluten free dan egg free. Saya bertanya berkali-kali, untuk memastikan bahwa makanan ini benar2 aman untuk anak saya yang menderita alergi terhadap telur dan kacang2an dan pak staf dengan yakinnya menjawab ya, roti dan muffin ini memang gluten free, dan egg free. 

Errr......tapi sepertinya tidak ya. Karena sejam sesudah memakan muffin, anak saya mulai gatal-gatal, pertama di tangan lalu di mata. Lalu dia mulai batuk-batuk dan sesak napas pula. Oh no...reaksi alerginya sampai ke pernapasan. Saya takut hal ini berlanjut ke shock, jadilah kami buru-buru membawa dia ke rumah sakit! Sigh.... kita di rumah sakit setengah hari. Anak saya tertidur setelah mendapat suntikan antihistamin dll. Sesal tak guna. Lain kali, kalau saya tidak lihat atau baca sendiri bahan makanannya, saya tidak akan beri anak saya makanan baru begitu saja. Ngeri kalau kejadian ini terulang lagi. 

Begitulah, akhirnya setelah tiga-empat jam tinggal di hotel 'BIMC' kami dibolehkan pulang. Sisa hari hanya dipakai untuk makan sore (siang terlewat dan malam dimajukan saja), belanja oleh-oleh sedikit, kembali ke hotel, dan tidur awal. I was mentally exhausted with the whole ordeal anyway. 

Keesokan harinya, kami kembali ke Singapura. Kembali ke rumah tercinta. Saya kangen bau bantal saya hehehe. 

Sabtu, 12 Juli 2014

Gathering and Tumpengan

Eyang Toeti is returning to US soon. In line with that plus to have a syukuran birthday (its mine this time round) we had a simple gathering last night.

Eyang Toeti is returning to US soon. In line with that plus to have a syukuran birthday (its mine this time round) we had a simple gathering last night. Tumpeng gotong royong...a simple dish but very tasty :-P

Sabtu, 10 Mei 2014

Pasar Malam

We also have Pasar malam here in Singapore. The pasar malam moves from one neighborhood to others. This time round, it is held right across the junction of the road leading to our apartment. There  is something novel about the idea of pasar malam that always pulls people to it, although we know that the stuff they are selling at pasar malam are pretty much the same anywhere it is held. Perhaps it reminds us of the olden days, when we did not have many malls to go to for entertainments. Many years ago when I was just landed onto this soil called Singapore, I was pleasantly surprised to find a pasar malam was being held near our apartment. I found it strange that a modern country like Singapore still hold pasar malam as I thought this kind of market was only existed in my country! How narrow-minded I was at that time. Until now I think I am still fascinated by it as I always make time to pay pasar malam a visit even though I know I would end up buying stuff that I do not need hehe.

My team today: my mom and my kiddo, both were excited to check out the pasar malam :D


My favorite stall is always the one selling all sort of things, sort of like a Jack of the trades stall. Whether you go to a pasar malam with an intention to buy a particular stuff or just out of curiosity, you will definitely find something you need at home, and end up buying it! Hahaha. Anything is available here, from nail clippers to eating utensils to sewing threads to fly swatters! Hey....I mean it!


My best buy from the visit this time round were some new safety pins, melamine soup spoon for the boy at home, stove lighter, shower caps for my mom and...a mug cap. See...these are all useful stuff right? :-P





We managed to pass by the row of stalls selling street food without a blink of an eye. We walked pass them very quickly, surprise surprise! I hope it was a good sign at least on my part as my view towards healthy lifestyle changed. I was so happy to know that I did not have the urge to buy the sweet goreng pisang, the delicious (but very fattening) ramli burger nor the inviting kebab at all! Yaaay! Me no likey as they are not healthy. Well...the food was too oily anyway, I told myself that, so it was not worth to buy, except for the durians! I just could not resist the ah-boy (aka kiddo) plea to get some for him and his dad! Yeah...right. Excuse ... excuse... I would of course enjoy the "fruits from the mountain" 猫山王榴莲 as well.


My mom's favourite section of passer malam, the stalls selling plants, fertilizers and stuff :)





Okay...ah-boy definitely preferred to hang out here at this stall for the whole evening, if possible. Played a game for less than five minute, off my five dollars went to pay for the fee! So expensive!! Well, at least the boy went home smiling as he got a set of bow and arrows as the prize. Just don't aim it to people, okay???

I think we will go to pasar malam again tomorrow. My mom said she wants those pretty plants to beautify her mini garden at home so we will see how it goes.

The pasar malam i mentioned here is in Punggol, at the junction of Punggol Field and Edgefield Plains. It is going to be here till 14 may 2014, just in case you need a comb or a pair of scissors or something else, you know where to find those :)

- Dyah on mobileblogging

Senin, 02 September 2013

Precious time


Dyah Sari just shared an Instagram photo with you:

view full image

"Dad is busy so they are spending precious time together...reading kiddo's fave series :-)"

Kamis, 08 November 2012

Satu Hari Minggu di Punggol Park




Untitled
Waaah...ada wedding photo shoot :-)

Punggol Park adalah taman favorit kami, bukan saja karena lokasinya yang cukup dekat dari tempat kami tinggal, tapi juga karena ada banyak kenangan sejak Aqila, anak kami lahir.
Kami dulu tinggal di daerah Hougang, dekat sekali dengan Punggol Park. Sejak Aqila lahir, saya rajin membawa dia jalan-jalan ke taman ini. Banyak kenangan manis dan lucu terjadi di sini. Suatu hari saya membawa Aqila jalan-jalan pagi di sini. Aqila masih kecil sekali, masih bayi. Saya membawa dia dengan menggunakan kereta dorong. Pulang dari taman, saya baru menyadari...lho kok Aqila tidak berselimut? Hahaha...ternyata selimutnya jatuh di tengah jalan...entah di mana lah. Kok bisa ya? Sibuk day dreaming mungkin ibunya ya? haha
Taman ini cukup besar, ada kolam di tengahnya. Sekeliling ada jogging track. Ada juga tempat bermain anak, fitness corner dan barbecue pit. Menurut saya tempat BBQ nya kurang bagus karena jauh dari taman, membelakangi taman pula.

Ada tempat makan menarik juga, Oats something namanya. Menyajikan makanan barat seperti fish n chips, steak dan spaghetti. Ada juga makanan titbidsnya seperti bruschetta, onion rings etc...ada porsi anak juga. sayang, menurut saya rasanya biasa saja.

Anyway...berpiknik di lapangan rumputnya saja sudah cukup menyenangkan kok :-)

Okay...tidak perlu banyak ngomong, lihat saja foto-foto ini ya? Ohya...foto diambil dengan menggunakan cameraphone (iphone4)...tanpa edit.
Untitled
Ibu dan Nenek pengantin tersenyum ketika difoto :-)
Untitled
Bapak dan ibu ini asyik mengobrol :-)
Sekarang Punggol Park dapat dicapai dari Punggol Promenade dengan berjalan kaki atau bersepeda melalui Park Connectornya. Menarik sekali! Ada tempat penyewaan sepeda juga di sana, senang kan?
Weeee....!


Ooops....hati-hati dooong!
Untitled
 Aiyaiyaaaaiyaiyai....jangan nubruk!
Untitled

Tidak lama...terlihat sekumpulan pengunjung taman tekun mengamati sesuatu di pinggir kolam taman.
Untitled

Anak-anak berkumpul pingin tahu. Ada apa yaaaa?
Untitled
Kakek inipun asyik menonton....
Untitled
Aaah...ternyata...ada perahu dengan remote control! Seru lho menontonnya!
Untitled
Untitled
Oops...maaf ada kaki ikut terfoto :-)
Senangnya...bersantai menikmati hari Minggu di taman yang tenang nyaman dan asri :-)
Afternoon Ride

Selasa, 28 Agustus 2012

Get Well card




I was down with terrible flu this weekend till yesterday (Monday). I had a very bad case of runny nose and throbbing headache.

So I spent the whole day sleeping and this was what Aqila came up with :-)

Thank you my dear...i feel better already receiving this card :-)

- Posted from my iPhone

Popular Posts