Selasa, 05 Januari 2010

Street Food Paradise


Mereka yang sudah pernah main ke Singapura pasti setuju, bahwa Singapura ada banyak makanan cemilan jalanan yang menarik. Salah satunya ini.

Ini Chestnuts (castanea), bukan keluarga peanuts tapi keluarga tree nuts. Dijual oleh abang2 pinggir jalan (biasanya bersepeda dengan wajan besar di boncengannya). Chestnuts ini (apa ya bahasa Indonesianya? maaf belum ketemu) dimasak di dalam wajan berisi pasir hitam panas. Mungkin istilahnya diroastnya? Seperti memasak biji kopi begitu?

Setelah matang...kita bisa pecahkan kulit keras luarnya dan menikmati nuts di dalamnya. Rasanya? Manis, nutty, seperti rasa biji kenari...tapi jauh lebih manis. Pokoknya membuat kita ingin mengambil mengambil dan mengambil lagi si biji manis ini :D

Harusnya si Chetnuts ini aslinya penganan dari Cina ya...walau di negara lain seperti Australia, Turki juga ada jajanan seperti ini. Dari manapun...yang penting...enaaaak! Lekker! Sedap! Lezat!

Di Indonesia atau negara tempat anda tinggal sudah adakah penganan ini? Beritahu saya yaaa!

9 komentar:

Milla Widia N mengatakan...

waaaadduhhh itu chestnut kayaknya nyamih tuh... nggkk...

Dyah mengatakan...

nyami dong...

next time ke sini jangan lupa beli yaaa! :D

HumorBendol mengatakan...

Met malam mbak.
Maaf OOT neh.
Iya nih mbak, kami (Bendol ma arya) lagi sibuk di Kantor, jadi jarang blogwalking. Apalagi Blognya Aryalagi error, jadi masih super sibuk.
Makasih ya mbak.
Met Tahun Baru.
Salam buat keluarga.

si Dyah mengatakan...

Halo juga dik Bendol,

tidak apa jarang berkunjung jika dikarenakan sibuk bekerja. Jaman sekarang lebih baik sibuk kerja drpd gakda kerja.

Selamat Tahun Baru juga yaa! Sukses selalu! :)

Ayu mengatakan...

Kalau bahasa Jawanya sih gayam yah, dulu sering makan waktu masih kecil, tapi direbus. Ga tau kok sekarang ngilang dari peredaran. Kalau di kampungnya Bapaknya Adam sono namanya gesztenye, masaknya cuma dibakar. Enak juga :)

Lisa mengatakan...

Kalo di pcis, dijual2 di pinggir jalan (daerah turistik ato pintu keluar metro) oleh ..... orang2 india/bangladesh ha ha ha. Namanya marrons chauds (chesnuts panas), sama spt di SIN di tarok di debu arang. Sayang gue belum nyobain, ntar kalo udah gue update ya :-)

Dyah mengatakan...

Lisa...

Lain kali coba ya. Surprisingly enak lho! :D

Lambertus Hurek mengatakan...

Bahasa Jawa dan bahasa Indonesianya memang GAYAM. Banyak ditemukan di pedesaan, di kota-kota sudah jarang, apalagi yang disangrai untuk camilan. Gayam termasuk salah satu tanaman untuk taman yang sangat penting karena bisa "mengangkat" air tanah.

Di daerah-daerah yang belum maju -- macam kampung saya -- pohon ini sering dikaitkan dengan "makhluk halus" alias hantu dan sejenisnya. Di beberapa kota di Jawa Timur ada nama Jalan Gayam. Di Surabaya, Kampung Karanggayam menjadi markas klub sepakbola Persebaya.

si Dyah mengatakan...

Ayu...gezstenye sama castanae...hpir sama ya bunyinya? :) pastinya enak juga...memang dasarnya sudah enak kok

bang Bernie...dan Ayu...
Ah trimakasih u abang dan ayu juga, jadi tahu nama lain chestnut. Tapi bukan kluwih kan ya? Kalo itu enak dmasak jadi sayur lodeh ya?

Popular Posts