Catatan Pendek
Blog ini berisi tentang opini, pengalaman pribadi, obrolan santai hingga unek-unek ttg apa saja termasuk kondisi dan situasi di Indonesia negara asal saya, Singapura negara tempat tinggal saya sekarang dan Dunia.
Jika anda mampir, jangan lupa tinggalkan pesan dan komentar ya.
Friday, 6 November 2009
Thursday, 5 November 2009
TURIS LOKAL (lagi)

Tinggal di kota kecil harus pandai-pandai cari hiburan, kalau tidak mau melumut bosan :D
Apalagi jika kita belum bisa bepergian jauh karena ada anggota keluarga yang masih belum bisa makan sembarangan krn ada alergi.
Jadi... minggu lalu kita menghibur diri dengan mencoba ikut Ducktour! :D
Buat yg belum coba, ducktour itu tur dengan mengendarai mobil amphibi yang bisa jalan di air dan di tanah, jadi rute tur akan melalui daratan dan air. Coba deh ikut tur ini, hanya berlangsung selama 1 jam aja kok. Buat yg suka memotret mungkin bisa dapat angle menarik dan unik dari tengah sungai ke arah Marina Sands Integrated Resort, si Merlion, the Durian, jembatan DNA yg lagi dibangun dan CBD.
Rute dimulai dari Suntec City lanjut melewati War Memorial, mengitari Padang, melewati Marina Mandarin dan Pan Pasific, nyemplung ke sungai dan mengapung-apung sambil foto2 di sana. Tur berakhir di Suntec lagi.
Buat turis lokal (Sporean dan PR) ada harga khusus. Kemarin bertiga (2 dewasa dan satu anak) 58 dolar.
Labels:
Informasi,
Jalan Jalan Singapura
| Reactions: |
Thursday, 29 October 2009
KAPOOR...KAPOOR!!
Benar-benar kebudayaan di dunia, khususnya Asia Tenggara saling campur dan saling mempengaruhi ya? Sebetulnya kebiasaan menyirih, menginang, itu asalnya dari mana ya? India? Indonesia? Cina? Melayu? hehehe. Tidak apa-apa jika tidak yakin ... asal jangan jadi debat kusir. Bicara soal nyirih, kueh mueh peranakan, jajan pasar orang jawa, dan kue2 nya orang Melayu kan banyak yang memerlukan air kapur dalam proses pembuatannya (hayooo...yg tidak suka masak pasti gak tahu deh) Kapur ini bukan cat kapur buat dinding rumah ya, tapi kapur putih2 untuk menyirih itu.
Suatu hari, dulu sekali...saya kehabisan kapur ini. Bingung...cari di mana ya? Ahh....orang India kan banyak yg masih menyirih, saya cari saja di Little India. Sampai di warung2 pinggir jalan yang menjual berbagai dupa wangi2 ala India itu, saya malu-malu bertanya pada Uncle penjual.
Saya: "Uncle...do you sell that white-white stuff that you use for masak-masak kue?
Uncle: Dia pasang tampang bengong...gak ngerti. Okay, let's try another approach.
Saya: "That white stuff uncle...the stuff you chew together with betel nut and sirih leaves? What do you call that stuff here?"
Uncle: dengan wajah ceria karena mengerti..."Oh you mean kapoor lah"
Saya: "Yes uncle!, that's it!" (dengan wajah malu karena ternyata namanya sama!)
So akhirnya, biar malu, saya pulang dengan gembira hari itu dengan sebotol gemuk white stuff called kapur. Hehehehe....
Labels:
Jalan Jalan Singapura,
Silly Things
| Reactions: |
Bukan Sembarang PETI
Loksi foto: salah satu kios makan kumuh, sumuk dan jorok (sekali) di belakang Bugis Junction, tepatnya di Liang Seah Street.
Suatu hari...sedang bingung mencari tempat makan siang di sela kesibukan mengajar....eh, ketemu peti menarik ini :)
Bicara tentang kios makannya, enak tidak kah makanannya? Apalah artinya tempat kumuh dan joroknya jika makanan yang disajikan enak, betuk kan? Jadi...bagaimana rasanya dong? Waduuh...gimana ya, begini aja deh, saya jelaskan dengan cerita.
Waktu itu saya pesan shredded chicken and mushroom noodle. Yang terbayang-bayang adalah mie panas dengan daging ayam suwir2 dan jamur kancing imut seperti yang dijual di GM. Hohoooo...mimpi di siang bolong sekali itu! Yang datang ternyata adalah mie ala indomie dengan sedikiiiit suwiran ayam dan sedikiiiit daun selada cincang dan dua buah jamur shiitake! Aiiih....jamur bau jengkol, mana saya suka laaah! :(
Yah...mau murah, ya jangan protes dong kalau sekian saja cita rasa makanan yang didapat :P
Kembali ke judul posting: bicara tentang kata PETI, apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar atau membaca kata ini? Boleh tau dong? :D
Labels:
Food Glorious Food,
Iseng,
Jalan Jalan Singapura
| Reactions: |
Friday, 9 October 2009
Pulau itu siapa nama?
Tuesday, 6 October 2009
MUDIK LEBARAN 1430H - episod1
Mudik Lebaran ngapain saja? Ke mana saja?
Hm...sebenarnya tidak banyak tempat yang dikunjungi, dan tidak banyak variasi kegiatan selama mudik.
Yang disempatkan adalah...tour kota dengan menggunakan kendaraan umum :D terutama karena si raja kecil tergila-gila dengan busway, bajaj dan terpesona dengan kereta api listrik Jakarta hehe.
Trayek / rute hari itu:
1. Halte Busway di Jl. Letjen Soeprapto ke Stasiun KA Gambir --> busway.
Maunya naik KA ke stasiun Beos kota, tapi ternyata KRL Jabotabek gak berenti di sini...haiyaaaa. Jadilah kita pergi dari...
2. Stasiun KA Gambir ke stasiun KA Gondangdia --> bajaj. Berlima, tiga orang dewasa dan dua anak, kok muat ya satu bajaj? Ongkos 10 ribu (setelah coba2 tawar)
3. Dari Stasiun KA Gondangdia (foto kiri atas) ke stasiun Beos (foto kanan besar) --> ya KRL tentu nya.
4. Dari Beos ke Blok M --> busway lagi!!!!
5. Sampai Blok M, rada semaput...lapar dan dahaga melanda. Muter2 di Blok M Square yang aduhai desainnya :D (terjemahkan sendiri kata aduhai itu ya). Dan akhirnya kembali ke rumah (di daerah Jl. Letjen Soeprapto tadi) naik....taksi!!!!
Telerrrrr....tapi puassssss !!! :D
Labels:
Jalan-Jalan Indonesia,
mudik
| Reactions: |
Wednesday, 23 September 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)






