Sabtu, 18 Februari 2017

Project Tote Bag

A secret project: making two tote bags complete with a pencil case each for a boy and a girl. The children of a dear friends.

The materials were bought at Brighton, a shop on level 2, People's Park at Chinatown. It was my first time going there. A huge shops selling interesting sewing and quilting materials.

This is a reversible bag. First time making one. A bit tricky as one side uses stripes which means, i had to sew very neatly or else it will look horrible.
Anyway...no major mistakes was done yeaaay!

I will post the girl's tote bag once it isne.

Minggu, 29 Januari 2017

Pretty Pouches

Make up pouch

It is Day 2 of Chinese New Year. It is a long weekend here in Singapore. School will only start on Tuesday next week. Monday is still a public holiday. How do you spend your long weekend? I chose to be productive. 

I watched Jenny's from Missouri Star Tutorial Co. video tutorial on youtube, follow her instruction and made this make-up pouch with zipper. 


Now i know, there are many steps to follow in making this pouch but fortunately, they are not difficult. 


Pencil Case for the boy in the house
Second try. This time round I made a pencil case. And it was a success! haha.

Things to improve:
1. To sew the sides with zigzag stitch to tidy up the edges of the inner pouch. 
2. Do more careful calculation in term of dimension to avoid suprise - the size of the ready made pouch is not what I had in mind. Oh well :P

Quilting & Sewing Journey

I Patchwork Bag no. 1
When there is a will, there is a way. 

I was so intrigued to try my hands on making my own patchwork bag but I have no idea how.if you know me, then you are aware that I have never sewn anything in my life (rolled eyes). I am a woman of many talents, i can play music,  i am a good cook, i teach my native language to adults, i am a good writer and i blog , i create videos no problem, but sewing? That would be me in another universe.  

However, something wonderful happened about half a year ago. My sister and my aunt are amazing quilters. They often shower me with their DIY projects such as bags, pouches, mug rugs. I was so impressed by the quality of their work, they made me want to start quilting! I am so fortunate that my little sister is also an awesome teacher. She patiently guided me through the journey of finding joy in quilting and sewing. She got me involved in the parent volunteer school productions, which required us to sew. That project expedite my learning process. My first achievement was making 15 pieces of mug rugs for teachers' day! 

Well,  making mug rug is easy peasy but making a bag? Ouch ... that sounds daunting! 
After learning about my dream of making my own bag, my dear sister shared a link to  DIY patchwork bag tutorial video by Jenny Doan from the Missouri Star Quilt Company. And these bags are the result.

Patchwork Bag No 2
 

Aren't they cute? I still can't believe that I made those lovely bags! Thanks to my sister for her guidance and also to Jenny Doan for her incredibly clear and easy to follow tutorial. I needed two days to complete the process of each bag, from cutting to sewing, including several overhauls as I made mistakes here and there along the way! I suppose, with practice, i will be able to make them in shorter time. Hey...i have many friends and it would be great if i can make something; a bag, a pouch, a set of plqcemats etc for them!  

If you are interested in making similar project, do check out Missouri Star Quilt Company videos on youtube! 

Next project: making a pouch with zipper. 

Minggu, 04 Desember 2016

Seri Kisah Ibu: Minum Kopi

Kisah di bawah ini adalah kisah Ibu saya semasa kecil. Beliau melewati banyak masa, jaman pendudukan Belanda, Jepang, kemerdekaan, orde lama, orde baru hingga kini Presiden RI Jokowi.

Menurut saya ibu mewakili wanita modern pada jamannya. Beliau fasih berbahasa belanda tapi juga bertutur kata bahasa Indonesia dengan rapi. Bahasa Jawa tentu juga lancar baca tulis dan bicara. Ibu sekolah hingga sekolah tinggi, diploma 3, Kimia. Selesai sekolah ibu hidup mandiri dengan bekerja di perusahaan farmasi, sampai akhirnya disunting bapak.

Saya mau memulai seri baru di blog ini. Kisah ibu saya dari masa kecil hingga akhirnya menikah dan berkeluarga. Doakan saya, supaya seri ini lancar ya, karena kalau ibu sudah tidak ada, kita tidak bisa tanya orang lain tentang kisah hidup beliau. Itu yang saya alami dengan almarhum bapak. Sedih rasanya tidak tahu banyak tentang kisah masa muda bapak.

Kisah ibu tidak ditulis secara kronologis. Masih seingat beliau saja. Kadang cerita berupa wawancara (audio), kadang juga berupa tulisan (saya). Ibu sebenarnya juga sudah menulis autobiografinya, pelan-pelan dan lebih sering mogoknya. Jikalau menunggu beliau selesai menulis, wah bisa lama sekali. Beliau juga agak sebenarnya agak malas menulis haha. Jadi saya memutuskan untuk membantu menulis cerita beliau. Saya coba menulis sesuai gaya bahasa ibu. Semoga beliau berkenan dengan karya ini.

"Cerita seputar : Kopi bapak"

Sejak kecil aku tidak terlalu suka minum kopi tapi aku suka mencium harum aroma kopi :)

Bercerita tentang kopi, dulu semasa kami masih tinggal di Pasuruan (aku kelas 4SD, tahun 1946an), pembantu kami, yu Gisah dan yu Semi secara rutin menyangrai biji kopi. Biji kopi dibeli di pasar di dekat stasiun Kereta Api Pasuruan.

Halaman rumah kami di Pasuruan luas sekali. Di halaman itu ada pohon mangga, sawo, ceri dan jambu air. Di bawah pohon jambu air inilah, yu Gisah dan Yu Semi menyangrai biji kopi. Pakai tungku, dan apinya dari kayu bakar. Mungkin ini sebabnya proses ini dilakukan di luar dapur, di bawah pohon, agak jauh dari rumah kami. Tapi mungkin juga, kedua Yu ini kepingin bebas mengobrol, sambil menyangrai biji kopi. Proses ini cukup lama, lumayan kan waktunya dipakai untuk bercengkrama.

Kopi yang sudah disangrai, lalu ditumbuk halus dan diayak. Barulah diseduh menjadi hidangan kopi untuk bapakku. Bapak minum kopi hitam, setiap hari. Pagi atau sore atau berapa kali sehari, aku sudah lupa.

Tetangga sebelah rumah kami di Pasuruan adalah pak Mintarum, dr Sudarsono dan dr mata Syahlan/ Dahlan. Rumah kami adalah rumah sewaan dari seorang Kapten Cina. Kapten Cina ini punya banyak rumah seperti ini. Rumahnya besar, dengan halaman luas. Ada selasar panjang yang menghubungkan rumah utama dengan kamar-kamar pembantu. Dapurnya juga terpisah dari rumah utama. Ada dapur kotor dan juga dapur bersih.

Di sebelah kiri rumah ada kali Gembong. Di sepanjang kali ada jalan setapak yang menghubungkan kampung di belakang dengan jalan besar desa. Jalan setapak menuju kampung tadinya cukup lebar, tapi sedikit demi sedikit terkikis aliran kali hingga akhirnya menjadi jalan setapak yang sempit sekali, berbahaya juga untuk dilewati. Akhirnya bapakku yang kebetulan ketua RT, membuat jalan baru, mengambil sebagian halaman rumah kami dan rumah tetangga, Pak Mintarum.

Pagar tembok tinggi menjadi batas antara rumah kami dan jalan setapak ke kampung ini. Yang aku ingat, tiap kali ada warga kampung meninggal, dari balik tembok rumah, dari sudut mataku, yang terlihat adalah keranda jenazah berjalan dari kampung keluar menuju jalan besar. Pemandangan yang cukup menyeramkan untuk seorang anak kecil. Pantas saja, aku masih ingat hingga sekarang.


- Posted using BlogPress from my iPad

Jumat, 12 Agustus 2016

Origami Craze!

Sekarang saya lagi banyak bikin origami, untuk hiasan kartu ucapan. Kartu-kartu ini akan dijual di Flea Market di sekolah anak saya bulan Juli ini. Flea Market ini diorganisasi oleh persatuan orang tua murid dalam usaha menggalang dana pembiayaan proyek kado 'Children's Day'. Jadi judulnya, dari murid untuk murid dong ya? Halah. Ya engga 100 persen lah hehe.

Aaw manis sekali ya bajunya? 




Cupcakenya masih perlu lilin nih :) 


Kupu-kupunya cantik ya? 

Seperti biasa, mendapat kertas origami cantik dan imut seperti ini ya di toko Daiso. Alangkah senangnya, sekarang ada mal besar dekat rumah. Di mal itu, ada toko Daiso! Waaah....

Masih dalam rencana adalah membuat origami baju setelan kemeja (kartu ucapan untuk bapak), seri hewan, seri alat transportasi dan seri friendship/relationship. Ehm...ehm...tunggu tayangannya ya! 






Popular Posts