Sabtu, 18 September 2010

Jakarta Oh Jakarta

Kamis, 16 September 2010



Mudik tahun ini, praktis tidak menyambangi banyak tempat. Tidak jalan-jalan, apalagi nongkrong di mal. Sebabnya? Si bunda (alias saya) kumat penyakit asmanya.

Sejak tiba di Jakarta, bolak balik asma saya kumat. Masuk mal, kumat. Belanja di supermarket, kumat. Di jalan terlalu lama, kumat juga. Aiiih...

Semalam adalah puncaknya. Sore kemarin keluar ke toko buku terdekat. Naik mobil tua yang ACnya kurang bagus, dan berdebu. Langsunglah dada terasa sesak. Ngik ngok bunyi napas malam harinya. Wadaaaw...

Pagi ini cek ke dokter spesialis paru di rumah sakit dekat rumah. Benarlah...ternyata paparan debu, asap rokok dan polusi yang bikin saya bengek! Aduuuh... sedih benar.

Kalau bukan karena udara Jakarta yang makin kotor, pasti karena faktor usia saya juga. Kalau bukan karena masih banyak orang merokok walau di mal berAC, ya mungkin badan saya yang makin tidak fit. Atau juga, badan makin rentan terhadap penyakit dan kotoran karena terlalu lama tinggal di negara yang kondisinya lebih bersih dari Jakarta. Waaadaw...ini kenyataan bagus atau tidak ya?

Apapun...pokoknya mudik kali ini berkesan sekali. Karena saya tidak ke mana-mana! Mungkin memang itu jalannya, supaya lebih banyak ngobrol dengan keluarga ya? Ehehehe...yah, kita cari positifnya aja deh :-D

Moga-moga tahun depan masih diberi kesempatan mudik Lebaran. Moga-moga badan saya lebih fit dan siap menghadapi perubahan cuaca, udara dll. Jadi...tidak perlu 'dikarantina' lagi, tidak perlu pakai masker lagi! :-P

(Pst...akhirnya saya memang bermasker kala bepergian selama di Jakarta!)

- Mobile Blogging

1 komentar:

Lambertus Hurek mengatakan...

"Kalau bukan karena udara Jakarta yang makin kotor, pasti karena faktor usia saya juga..."

Hehehe... Faktor USIA? Waduh, kata rocker lawas kenalan saya, Achmad Albar: Jangan pernah merasa tua!!!

Si Albar ini meski sudah kepala 6 masih bisa pacaran sama cewek 20-an tahun. Hehehe...

Tetap semangat, muda, dan sehat ya!!

Popular Posts