Jumat, 23 Juli 2010

Mendidik Generasi Muda



Satu minggu yang lalu kami jalan ke The Helping Hand Furniture Shop di Jalan Serangoon. Tujuannya memang sedang cari2 furnitur bagus dengan harga terjangkaulah. Maklum...baru mengisi rumah nih.

Ternyata sesampai di sana, ada keramaian. Ada Youth Exhibition yang bertema Crime Prevention. Seru juga, yang turut berpartisipasi dari kepolisian dan Civil Defence, ada mobil polisi dan ambulancenya. (ini mah anak saya yang girang melihatnya)

Pengunjungnya sebagian besar anak2 sekolah, mungkin secondary school. Ada yg presentasi ttg jenis2 kejahatan dan tips2 menghindarinya, bahayanya bermacam narkoba yang beredar di pasaran, dan pameran poster2 ttg kegiatan the Helping Hand organisation, juga tur melihat fasilitas yang ada di komplek The Helping Hand. Para pelajar juga terlihat bercakap-cakap dengan penghuni komplek the Helping Hand, kadang terlihat tertawa dan tersenyum. Akrab.

Suasananya gembira, para pelajar antusias berpartisipasi dalam kegiatannya. Kegiatan menyenangkan sambil belajar.

Ngomong2, organisasi apa itu The Helping Hand? Ini adlah organisasi yang menerima dan mendidik para mantan narapidana, ex-offenders terutama para bekas pecandu narkoba. Didirikan oleh Robert Yeo tahun 1987, yang juga bekas pecandu narkoba.

Kegiatannya dari mulai kegiatan konseling, terapi penyembuhan dan pendidikan moral dan agama (Kristen).

Untuk membiayai kegiatannya, mereka menjalankan bisnis jasa pengangkut barang (movers) dan juga menjual perabot rumah dari kayu jati (asal Indonesia). Naah....ini yang kita cari.

Para pegawai di toko furnitur ini juga para mantan pecandu narkoba. Badan dan tampang sangar tapi menyambut kami dengan ramah. Bagian dari proses kembali ke masyarakat kali ya? Sayang sekali...kali itu kami tidak berhasil mendapat barang yang berkenan di hati.

Bagusnya kegiatan ini. Pemerintah dan swasta bekerja bersama (kegiatan ini disponsori oleh pemerintah lewat Ministry of Community, Youth and Sports, MCYS) merangkul generasi muda, mendidik dan menyadarkan mereka akan bahaya narkoba.

Ketika pulang, kami diberi booklet mungil tapi lengkap tentang bermacam narkoba yang beredar di Singapura, berikut gelaja dan simptom setelah menggunakan, serta sanksi yang harus dijalani jika terbukti menggunakan/ terlibat dengan narkoba.

Bagus...bagus...

2 komentar:

Ayu mengatakan...

Wah baru tau kalo mereka juga punya toko furniture mbak. Thanks for the info :)

Saya taunya kalo beli furniture murah ke Sungei Kadut, berhubung di sana banyaaak showroomnya. Asal jangan beli di Novena aja. Murah sih, tapi servisnya nightmare. Saya beli bulan Desember 2009 sampe sekarang belum beres urusannya huuuh...

si Dyah mengatakan...

Ayu...hihi saya jg berburu furnitur sampai k Sungei Kadut dut dut hihi. Iya harga lebih miring di sana, cuma jauh pisan euy :-)

untung gak dpt barang dr toko itu Yu. Urusan udah beres kok skrg. Emang knp dg barang yg kamu beli?

Popular Posts