Minggu, 08 Agustus 2010

Arti Baru 5C


Selama ini kriteria kesuksesan seseorang menurut rakyat Singapura adalah memiliki 5C yaitu: cash, credit card, car, condominium dan keanggotaan di country club. 

Dalam pidato menyambut Ulang Tahun Negara Singapura semalam, SM Goh Chok Tong menghimbau masyarakat Singapura untuk mengubah kriteria kesuksesan seseorang menjadi 5C: career, comfort, children, consideration dan charity.

Hm...menarik untuk disimak ya?
Berikut ini tafsiran saya terhadap arti 5C yang baru, boleh setuju boleh tidak ya?! hehe

Career, maksudnya supaya orang Singapura tidak fokus untuk mencapai jabatan yang paling tinggi dan paling penting saja supaya bisa dikatakan sukses. Tapi yang penting adalah kita menjadi yang terbaik pada pekerjaan kita, apapun pekerjaan itu. Jadi gakpapa jadi seorang tukang sapu, asal menjadi the best tukang sapu! Gitu.

Comfort? Merasa nyaman lahir batin. Antara materi duniawi dan alam nanti termasuk hati nurani harus seimbang. Jangan kerja saja tapi hati tidak diberi makan.

Children? Jelas maksudnya supaya rakyat Singapura benar2 bersemangat untuk beranak pinak, satu hal yang masih belum ada hasil yg memuaskan di sini. Biaya hidup yang tinggi benar2 mempengaruhi keputusan rakyat di sini untuk berkeluarga dan beranak. 

Consideration and charity. Mulai memikirkan nasib orang lain yang tidak seberuntung kita. Bekerja sukarela, menyumbang tenaga dan materi, menjalani karir yang tidak melulu untuk tujuan komersil, tapi bisa juga tujuan kemanusiaan dan komersil.

Kedengarannya ideal sekali ya. Tapi sudah pasti tidak mudah untuk mulai berpikir seperti ini. Mau menolong orang lain, kita harus bisa menolong diri kita sendiri. Kalau tidak salah, itu kata Dale Carnegie di bukunya How to Win Friends. Lihat contoh Bill Gates dan istrinya, sekarang mereka aktif dalam berbagai kegiataan kemanusiaan / sosial. Tapi kan mereka sudah tidak perlu memikirkan besok mau makan apa ya? 

Jadi...bagaimana dong? Anda setuju gak dengan perkataan pak Goh Chok Tong? Ada pendapat?

2 komentar:

Lambertus Hurek mengatakan...

Menarik C yang CHILDREN. Singapura sudah benar2 berubah, beda dengan filosofi lama nenek moyangnya dari Tiongkok: banyak anak banyak rezeki. Ketika hidup makin sulit, semua serbamahal, orang takut punya anak meskipun tetap "suka kawin" hehehe...

Di Indonesia ada tren sebaliknya. Sekarang pemerintah gencar promosikan kembali KB (keluarga berencana) karena angka kelahiran makin banyak dan mulai tak terkendali. Selain konsep "dua anak cukup" versi Orde Baru mulai dilanggar, ada tren punya istri lebih dari satu. Entah itu poligami legal atau kawin siri. Hehehe...

si Dyah mengatakan...

Bang HUrek,

hehe geli plus prihatin baca komentar ttg tren baru di Indonesia. Acara TV indonesia di saluran MNC isinya gosip kawin cerai artis dan seleb lainnya. Rugi deh bayar bulanan.

Emang gampang ya Bang kawin cerai, legal maupun ilegal di tanah air? hehe

Popular Posts